بسم الله الرحمن الرحيم
باب ذكر من لم يكن في جوفه من القرآن
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ قَالَ: حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ قَابُوسَ بْنِ أَبِي ظَبْيَانَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ الَّذِي لَيْسَ فِي جَوْفِهِ شَيْءٌ مِنَ القُرْآنِ كَالبَيْتِ الخَرِبِ»
(رواه الترمذي )
*Artinya*
Dari Abdullah bin Abbas R.A. ( W.68 H) berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya seorang yang tidak ada sedikitpun al Qur’an dalam hatinya adalah seperti rumah kosong.”
HR. Tirmidzi (W. 279 H )
*Istifadah*
Perumpamaan rumah kosong itu mengandung maksud yang halus, sebagaimana ungkapan peribahasa, “Otak manusia yang tidak bekerja adalah tempat syetan bekerja.”
Demikian juga hati yang kosong dari kalamullah akan banyak dipengaruhi oleh syetan. Hadits diatas menyatakan betapa penting membaca, menghafal serta menjaga al-Qur'an
Dalam suatu riwayat, Abu Hurairah mengatakan “Rumah yang didalamnya terdapat bacaan al Qur’an, maka keluarga serta kerabatnya akan bertambah dan keberkahan serta kebaikan akan memenuhi ahli rumah tersebut. Malaikat akan turun memenuhi rumah itu, dan syetan akan keluar darinya. Sebaliknya rumah yang tidak dibacakan al Qur’an, maka akan diliputi oleh kesempitan dan ketidakberkahan, malaikat akan keluar dari rumah itu, dan syetan akan memenuhi rumah itu.”
*[ Lembaga Kajian dan Riset Rasionalika Darus-Sunnah]*
0 comments:
Post a Comment