Kompilasi tentang islam

Wednesday, July 12, 2017

Adab-Adab Menguap dalam Islam

Oleh: Suryani Cangai

Menguap sejatinya adalah perbuatan yang berasal dari syaitan, demikianlah yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam; "Bersin itu dari Allah dan menguap itu dari syaitan." (HR. At-Tirmidzi No. 2746)

Islam sebagai agama yang sempurna, mengajarkan kepada kita adab-adab menguap sebagai berikut;

1. Berupaya Semampunya Menahan dan Menolak Kuapan

Seseorang yang hendak menguap harus berupaya menolak, menahan, mengalahkan kuapan, khususnya saat shalat.

Pernah merasa tidak, ketika sedang shalat kita begitu sering menguap? Bahkan baru bersedekap di rakaat pertama pun sudah ingin menguap. Ketahuilah, sesungguhnya itu termasuk godaan syaitan. Dalam hal ini, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah mewanti-wanti kita, "Bila salah seorang dari kalian menguap dalam shalatnya, hendaklah ia berusaha menahan kuapannya sebisa mungkin karena syaitan dapat masuk." (HR. Muslim No. 2995)

Jadi, ketika kita shalat dan hendak menguap, tahanlah semaksimal mungkin.

2. Meletakkan Tangan di Mulut

Nah, ini juga bagian dari adab menguap yang seringkali dilupakan oleh banyak muslim. Jangan biarkan mulut kita terbuka lebar hingga terlihat sisa-sisa kangkung yang terselip di gigi. Hehehe. Salah satu tujuan meletakkan tangan di mulut ketika menguap adalah agar mulut tidak terbuka, dimana pada saat itu wajah seseorang yang cantik rupawan pun bisa membuat orang lain ilfeel. Ya, ini termasuk soal etika. Bisa bayangkan tidak, ketika kamu sedang berada di hadapan boss kemudian kamu menguap dengan lebar. Tapi alasan utama kenapa seseorang mesti menutup mulut saat menguap adalah karena demikianlah yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sabdakan. "Apabila salah seorang dari kalian menguap, maka hendaklah ia menahan mulutnya dengan tangannya karena syaitan bisa masuk." (HR. Muslim No. 2995)

Yaa ikhwah, bisa jadi beratnya kita untuk melaksanakan ibadah, mudahnya kita jatuh pada maksiat karena kita seringkali melalaikan adab yang satu ini. Sebab kita menguap sesuka hati dan tanpa sadar syaitan masuk ke dalam tubuh kita satu demi satu setiap kali kita menguap. Dengannya, syaitan lebih mudah untuk menggoda kita. Na'udzubillah. Semoga Allah selalu ingatkan kita untuk menahan kuapan dan menutup mulut saat menguap.

3. Jangan Mengeluarkan Suara "Aaaah"

Hmm, hayo ngaku, siapa yang kalau menguap sampai mengeluarkan suara "aaah"? Tahu nggak sih, saat kita seperti itu, syaitan menertawakan kita! Kenapa? Karena dia puaas karena dia telah berhasil menggoda kita dan masuk ke dalam diri kita. Kita menguap saja, syaitan sudah senang, apatah lagi jika kita menguap dengan suara 'aaaah', seakan menandakan sebuah kesungguhan. Walah, menguap kok sungguh-sungguh? :D Berikut ini hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi (lanjutan hadits yang tadi), Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "...Dan jika ia mengucapkan 'aaaah', maka syaitan tertawa di dalam perutnya."

Ingat ya, syaitan itu musuh yang nyata bagi kita! Itu pesan Allah. Dan kita harus punya wibawa dihadapan musuh. Dan kita dilarang membahagiakan musuh! Kita justru dianjurkan untuk membuat musuh kita itu muarahh. Caranya? Ya, tegakkan sunnah. Lakukanlah apa-apa yang Allah dan Rasul-Nya perintahkan, dan jauhi apa-apa yang Allah dan Rasul-Nya larang.

4. Dilarang Mengeraskan Suara Ketika Menguap

Seringkali, seseorang sengaja mengeraskan suara kuapan agar orang-orang di sekitarnya tertawa. Oh, sungguh syaitan pun menertawakannya. Ini termasuk adab buruk yang harus dihindarkan.

***

Sungguh, dengan ini kita semestinya semakin takjub pada islam. Duhai, agama mana yang soal 'menguap' pun diajarkan? Betapa islam adalah agama yang sangat sempurna. Ianya memberikan kita arahan atas setiap laku kita di dunia. Semoga kita diberi kekuatan oleh Allah untuk meniru apa-apa yang diajarkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Aamiin ya Robbal 'alamiin.

Referensi: Ensiklopedi Adab Islam karya Abdul Aziz bin Fathi as-Sayyid Nada

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.