1. Ada banyak model bacaan rukuk yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sikap yang tepatdalam hal ini adalah berusaha menghafal semua doaitu dan dibaca secara bergantian. Misalnya ketika rukuk shalat subuh baca lafal A, rukuk shalat dzuhur baca lafal B, dst.
2. Orang yang shalat , hanya boleh membaca bacaan rukuk setelah dia melakukan rukuk sempurna.
3. Dibolehkan mengulang-ulang bacaan rukuk,
meskipun lebih dari 3 kali, sesuai dengan panjangnya rukuk.
4. Orang yang shalat harus membaca bacaan rukuk,meskipun hanya sekali. Karena sebagian ulama menilaibahwa bacaan rukuk hukumnya wajib.
5. Berikut macam-macam bacaan rukuk
pertama,
ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺭَﺑِّﻲَ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢِ
Subhaana robbiyal ‘aziim
™
Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung. –
HR. Muslim no: 772
kedua,
ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺭَﺑِّﻲَ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢِ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻩِ
Subhaana rabbiyal adziim wa bihamdih
Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung dan aku memuji-Nya(HR. Ahmad, Abu Daud, Daruqutni)
™
ketiga,
ﺳُﺒُّﻮﺡٌ ﻗُﺪُّﻭﺱٌ، ﺭَﺏُّ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔِ ﻭَﺍﻟﺮُّﻭﺡِ
Subbuuhun qudduusun robbul malaaikati warruuh*
“Engkau Maha Suci, Maha Qudus, Tuhan para
malaikat dan Jibril, HR. Muslim No: 487
*Makna ruh pada doa di atas adalah malaikat jibril.
™
keempat,
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟِﻲ
Subhaanakalloohumma robbanaa wa
bihamdika alloohummagfir lii
™
Maha Suci Engkau ya Allah, Tuhan kami,Maha Terpuji Engkau, ya Allah,ampunilah aku. – HR. Bukhori No: 794
™
kelima,
ﺍﻟﻠﻬُﻢَّ ﻟَﻚَ ﺭَﻛَﻌْﺖُ، ﻭَﺑِﻚَ ﺁﻣَﻨْﺖُ، ﻭَﻟَﻚَ ﺃَﺳْﻠَﻤْﺖُ، ﺧَﺸَﻊَ
ﻟَﻚَ ﺳَﻤْﻌِﻲ، ﻭَﺑَﺼَﺮِﻱ، ﻭَﻣُﺨِّﻲ، ﻭَﻋَﻈْﻤِﻲ، ﻭَﻋَﺼَﺒِﻲ
Alloohumma laka roka’tu, wabika
aamnatu, wa laka aslamtu, khosya’a laka
sam’ii wa bashorii wa mukh-khii, wa ‘azmii
wa ‘ashobii
™
Ya Allah, kepada-Mu aku ruku’, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu akuberserah diri. Telah tunduk kepada Mupendengaranku, penglihatanku, sum-sumku, tulangku dan uratku. – HR.Muslim No: 771
™
keenam
ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺫِﻱ ﺍﻟْﺠَﺒَﺮُﻭﺕِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻠَﻜُﻮﺕِ ﻭَﺍﻟْﻜِﺒْﺮِﻳَﺎﺀِ
ﻭَﺍﻟْﻌَﻈَﻤَﺔِ
Subhaana dzil jabaruuti wal malakuuti walkibriyaa-i wal ‘azomah
™
Maha Suci yang memiliki kekuasaan, kerajaan, kebesaran dan keagungan. –HR. Abu Daud No: 873 | sahih
Kesalahan seputar bacaan rukuk dalam shalat
1. Tidak mengangkat tangan ketika hendak rukuk. Atau mengangkat tangan namun tidak sempurna.
2. Gerakan rukuk yang terlalu cepat, seperti ayam mematok makanan. Gerakan ini menyebabkan shalatnya tidak sah, karena rukuknya tidak tumakninah .
3. Hanya menghafal satu jenis bacaan rukuk. Bacaan rukuk yang hanya satu ini, dibaca sejak kecil sampai dia dewasa. Ini bisa menyebabkan bacaan lainnya yang tidak dia hafal menjadi terlupakan.
4. Membaca bacaan rukuk sebelum posisi rukuk sempurna. Tindakan semacam ini, menyebabkan bacaan rukuknya tidak sah.
5. Tidak membaca bacaan rukuk sama sekali. Jika dia jadi imam atau shalat sendirian, maka dia harus sujud sahwi.
6. Membaca bacaan sujud ketika rukuk. Tindakan
semacam ini tidak sesuai sunah.
™
CATATAN:
Rujukan utama tulisan ini adalah buku SIFAT SHALAT NABI shallallahu ‘alaihi wa sallam karya Muhammad Nashiruddin Albani.
0 comments:
Post a Comment