في أي قسم تندرج صلاتنا ؟
قال الإمام ابن قيم الجوزية رحمه الله:
Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah Rahimahullahu berkata :
” الناس في الصلاة على خمسة أقسام :
*Manusia dilihat dari shalatnya terbagi menjadi lima bagian :*
❶ مُعاقَب : يعاقبه الله على صلاته !!
*(1). Dijatuhi hukuman : Orang yang dihukum Allah karena shalatnya !!*
❷ مُحاسَب : يحاسبه الله على صلاته !!
*(2). Diminta pertanggungjawaban : Orang yang diminta pertanggungjawabannya oleh Allah atas shalatnya !!*
❸ مُكفرٌ عنه : يكفّر الله عنه بصلاته.
*(3). Dihapus kesalahan/dosanya : orang yang dihapus kesalahan/dosanya oleh Allah dengan shalatnya.*
❹ مُثاب : يكسب ثواب على صلاته.
*(4). Diberi ganjaran/pahala : Orang yang diberikan oleh Allah ganjaran/pahala karena shalatnya.*
❺ مُقرَّب : يقرِّبه الله إليه بصلاته.
*(5). Didekatkan ( kepada Allah ) : Orang yang didekatkan dirinya kepada Allah dengan shalatnya.*
⓵ الُمعاقَب : هو من لا يهتم ولا يأتي بوضوءها ولا بأركان الصلاة ولا بواجباتها ولا بشروطها فهو يُعاقَب على صلاته !!
*~ Orang yang diberikan hukuman : Dia adalah orang yang tidak perhatian dan melakukan wudhu sebagaimana mestinya, tidak juga perhatian dan melaksanakan shalat sesuai dengan rukun-rukun, kewajiban-kewajiban dan syarat-syarat shalat.*
*Maka dia dijatuhi hukuman lantaran ( tidak memperhatikan ) shalatnya.*
② الُمحاسَب : هو من أتى بأركان الصلاة وواجباتها وشروطها ولكنه من حينما دخل في الصلاة إلى أن خرج منها وهو لا يدرك شيئاً مما قاله فيها ! يسرح ذهنه في هذه الدنيا إلى أن يقول ( السلام عليكم ) بل و يتلهف لإنهائها حتى يقضي حوائجه وما أكثر هذا الصنف ! فهو يُحاسَب على صلاته !
*~ Orang yang diminta pertanggungjawaban : Dia adalah orang yang memperhatikan rukun-rukun shalat, kewajiban-kewajiban dan syarat-syaratnya.*
*Namun sejak awal shalat sampai selesai dia tidak memahami sedikitpun apa yang dia ucapkan dalam shalat ! Dia lepaskan pikirannya ke dunia ini sampai ucapan ” Assalamualaikum “.*
*Bahkan dia bersedih karena menghentikannya sampai menyelesaikan keperluannya. Dan alangkah banyaknya jenis ini ! Maka dia diminta pertanggungjawaban atas shalatnya.*
③ مُكفّرٌ عنه : هو من أتى بأركان الصلاة وواجباتها وشروطها ولكنه من حينما دخل في الصلاة إلى أن خرج منها وهو يصارع نفسه و شيطانه يريد ألا يذهب قلبه عن هذه الصلاة فهو في جهاد مع نفسه لتحسين صلاته هذا يُكفّر الله عز وجل عنه.
*~ Orang yang dihapus kesalahan/dosanya : Dia adalah orang yang melaksanakan shalat dengan memperhatikan rukun-rukun shalat, kewajiban-kewajiban dan syarat-syaratnya. Akan tetapi sejak awal shalat sampai berakhirnya dia berjuang melawan gejolak dirinya dan syaithan yang mengganggunya.*
*Dia ingin agar hatinya tidak pergi dari shalat ini, sehingga dia berada dalam medan jihad bersama jiwanya untuk memperbagus shalatnya. Orang ini kesalahan/dosanya akan dihapus oleh Allah Azza Wa Jalla.*
④ المُثاب : هو من أتى بأركان الصلاة وواجباتها وشروطها ومندوباتها وخشع فيها ! هذا يُثيبه الله عز وجل على صلاته.
*~ Orang yang diberi ganjaran/pahala : Dia adalah orang yang melaksanakan shalat dengan memperhatikan rukun-rukun shalat, kewajiban-kewajiban dan syarat-syarat serta sunnah-sunnahnya, dan dia khusyuk dalam shalatnya ! Orang ini akan diberi ganjaran/pahala dari Allah Azza Wa Jalla atas shalatnya.*
⑤_الُمقَرّب : ( المرتبة العليا ) هو من أتى بأركان الصلاة وواجباتها وشروطها ومندوباتها وخشع فيها ولكنه يستحضر أن الله في قبلته ! وهذا هو الفرق بينه و بين الصنف الرابع الذي خشع ولكن لم يستحضر أنه يناجي الله وأن الله في قبلته ! فمن أتى بكل شروط الصلاة و أركانها وواجباتها وخشع واستحضر أنه يناجي الله وأن الله مطلع عليه فهو مُقَرّب ! “
*~ Orang yang didekatkan ( kepada Allah ) : ( martabat tertinggi ) Dia adalah orang yang melaksanakan shalat dengan memperhatikan rukun-rukun shalat, kewajiban-kewajiban dan syarat-syarat serta sunnah-sunnahnya, dan dia khusyuk dalam shalatnya akan tetapi dia hadirkan keberadaan Allah ada di kiblatnya !*
*Dan inilah perbedaan antara dia dengan jenis keempat yang memiliki kekhusyukan namun belum mampu menghadirkan sesuatu bahwa dia sedang berhadapan dengan Allah dan Allah berada di kiblatnya !*
*Sehingga barangsiapa yang melaksanakan shalat dengan memperhatikan syarat-syarat shalat, rukun-rukun, kewajiban-kewajibannya dan mampu khusyuk serta menghadirkan sesuatu bahwa dia sedang berhadapan dengan Allah dan bahwasanya Allah memperhatikannya maka dia didekatkan kepada Allah !*
[الوابل الصيب ص40-50 لإبن قيم الجوزية ]
~ Sumber :[ Al-Wabilus Shaib : 40-50. Oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah ].
Repost : ➖➖➖➖➖➖➖
Group WA📚GUDANG ILMU📚
Admin : 081230068283
0 comments:
Post a Comment