Kompilasi tentang islam

Thursday, July 6, 2017

Baik Hatinya = Baik Amalnya dan Seluruhnya

Dari An Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

"ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad.jika hatinya rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati
(jantung)"

(_HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599._)

Hadits di atas adalah lanjutan dari hadits tentang meninggalkan perkara syubhat .

Kata *Al QaLB* bisa bermakna jantung dan hati. Namuns keduanya fungsinya sama. Jantung bai,maka baik badan, hati baik maka baik amal.
☘☘☘☘☘☘☘☘

🍎Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah mengisyaratkan bahwa *baiknya amalan badan seseorang* dan *kemampuannya untuk menjauhi keharaman*, juga meninggalkan perkara syubha, itu semua tergantung pada baiknya hati.

_Lihat Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 1: 210_

🍎Para ulama katakan bahwa walaupun hati (jantung) itu kecil dibandingkan dengan bagian tubuh yang lain, namun baik dan jeleknya jasad tergantung pada hati.

_Lihat Syarh Muslim, 11: 29_

🍎Para ulama katakan bahwa hati adalah malikul a’dhoo (rajanya anggota badan), sedangkan anggota badan adalah junuduhu (tentaranya).

_Lihat Jaami’ul ‘Ulum, 1: 210_

📚 *ADMIN KUMPULAN HADITS*

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.