Mengapa Anda takut mati? Apakah mungkin karena Anda tidak tahu bagaimana caranya hidup? Jika Anda tahu bagaimana caranya hidup secara penuh, apakah Anda akan takut mati? Jika Anda mencintai pepohonan, matahari terbenam, burung-burung, dedaunan yang berguguran, jika Anda menyadari manusia yang bergelimang air mata, orang miskin, sungguh-sungguh merasakan cinta di dalam hati Anda, apakah Anda akan takut mati? Begitukah? Jangan terpengaruh oleh saya. Marilah kita merenungkannya bersama-sama. Anda tidak hidup dengan sukacita, Anda tidak berbahagia, Anda tidak peka secara vital terhadap berbagai hal; itukah sebabnya Anda lalu bertanya apa yang akan terjadi bila Anda meninggal? Bagi Anda kehidupan adalah penderitaan, maka Anda lebih berminat kepada kematian. Anda merasa mungkin ada kebahagiaan sesudah mati. Tetapi itu adalah masalah besar, dan saya tidak tahu apakah Anda ingin menyelaminya. Bagaimana pun juga, ketakutan mendasari semua ini—takut mati, takut hidup, takut menderita. Jika Anda tidak dapat memahami apa yang menyebabkan ketakutan dan bebas daripadanya, tidak terlalu penting apakah Anda hidup atau mati.
0 comments:
Post a Comment