as-shalatu wa salamu alayk
ya imam al-mujahidiin
ya Rasulallah..
aku dengar tarhim itu mengalun dari kejauhan
ruang hati hening seketika
aku dengar tarhim itu mengalun dari kejauhan
air mata mengalir dalam sunyi
aku dengar tarhim itu mengalun dari kejauhan
gemetar hati mengucap namamu, wahai junjungan kami, ya Muhammad
shalawat dan salam atas engkau
aku dengar tarhim itu mengalun dari kejauhan
subuhku dipenuhi rindu padamu, ya Rasulallah
ya nashiral haqqi, ya Rasulallah
semoga engkau berkenan menolongku dengan petunjuk yang benar, sebab aku tahu engkau tak pernah meninggalkan kami meski engkau telah tiada di muka bumi ini
ya karimal akhlaq, ya Rasulallah
betapa malu hamba kepadamu karena akhlakku tak pernah bertambah baik sebagaimana seharusnya
tetapi, wahai kekasih Allah, aku tahu engkau sangat mencintai umatmu, maka ku mohon engkau mau menerimaku sebagai umatmu
Ya Rasulallaah, rindu ini tak usai-usai, harapan tak pernah pudar untuk menatap wajahmu yang mulia,
kumohon iznkan hamba kelak menemuimu dan memandangmu, ya Rasulallah
Ya Rasulallah pembuka dada kami, maka izinkan aku bershalawat kepadamu
dengan shalawatku yang tak seberapa ini
agar menjadi saksi bahwasanya aku adalah umatmu
yang sangat mengharapkan perjumpaan dan syafaatmu
~ Ya Allah, meski aku tahu mulutku tak benar-benar layak memuji kekasih-Mu, izinkan hamba menyebut namanya yang mulia setiap hari;
Ya Allah, meski shalawatku sepanjang siang dan malam tak pernah cukup untuk memuji keagungan kekasih-Mu, kumohon teruslah beri daku kekuatan untuk sampaikan shalawat dan salam kepada penghulu semesta alam
Ya Allah, dengan berkah keagungan dan kemuliaan dan rahasia cahaya dan kasih-sayang kekasih-Mu, Muhammad al-musthofa, tambahkan cinta dan kerinduan kami kepadanya, curahkan kepada kami cahaya-Mu ke dalam hati kami, ke dalam hidup kami, ke dalam pusara peristirahatan kami, hingga yaumil akhir nanti.
Allahumma shalli wa salim ala Sayyidina wa Maulana Muhammad, adadama fi ilmillahi shalatan daimatan bi dawami mulkillahi.
by: noname
0 comments:
Post a Comment