Kompilasi tentang islam

Monday, February 27, 2017

SECUIL HIKMAH

Pelayan Khalifah Umar ra, Aslam ra, bercerita :
“ Suatu ketika aku bersama Khalifah Umar ra, beronda malam dan sampai ke kota Harrah ( kota dekat Madinah ). Lalu terlihatnyala api diatas gunung. Khalifah Umar berkata :“ Itu mungkin kafilah yg kemalaman yang tidak sampai ke kota, mereka terpaksa menunggu diluar kota. Marilah kita lihat keadaan mereka , bagaimana penjagaan malamnya ! “.

Setibanya disana, tampak seorang wanita dengan beberapa anak kecil menangis di sekelilingnya. Wanita itu sedang merebus air dalam kuali diatas tungku yg menyala.Khalifah Umar ra, memberi salam kpd wanita tersebut dan meminta izin utk mendekat.
Ia bertanya : “ Mengapa anak2 ini menangis ? “.

Wanita itu menjawab :
“ Karena mereka kelaparan “.
“ Apa yg sedang engkau masak dalam kuali itu ?“ tanya Khalifah Umar ra.
“ Panci ini hanya berisi air, hanya utk menghibur anak anak agar mereka senang dan meyangka aku sdg memasak makanan utk mereka, shg mereka tertidur. Semoga Allah menghukum Amirul Mukminin Umaryg tak tahu kesusahanku ini..!! “ jawab wanita itu kesal.
Mendengar jawaban wanita itu, Khalifah Umar ra, menangis dan berkata :“ Semoga Allah merahmatimu, tetapi bagaimana Umar mengetahui keadaanmu? “.

Wanita itu menjawab : “ Dia adalah pemimpin kami .. !! Seharusnya dia memperhatikan kami.. !! “.
Aslam ra, melanjutkan ceritanya :“ Lalu Khalifah Umar ra, pamit dan berjanjiakan membantu wanita itu. Kami bergegaskembali ke Madinah. Khalifah Umar ra, mengeluarkan sekarung gandum , kurma, minyak lemak dan beberapa helai pakaian, juga beberapa dirham dari Baitul Mal. Setelah karung penuh, ia berkata kepadaku: “ Wahai Aslam, letakkan karung ini di pundakku “.
Aku menjawab :“ Biarkan aku yg membawa wahai Amirul Mukminin “.
Khalifah Umar ra, menjawab : “ Tidak.. !! letakkan saja di pundakku “.
Dua atau tiga kali, aku meminta dgn sedikit memaksa .

Ia berkata : “ Ini semua adalah keteledoranku ..!! Maka aku sendiri yg harus menanggungnya ..!! Apakah kamu mau menanggung dosa2 ku dihari Kiamat nanti ..?? Tentu tidak.. !! Krn itu biar aku sendiri yg akan memikulnya, dan aku yg hrs bertanggung jawab akan semua hal ini... !! “.
Akupun terpaksa meletakkan karung itu di bahunya.
Lalu ia bawa karung itu ke kemah tadi dan aku ikut bersamanya.Setibanya disana , ia langsung memasukkan tepung dan sedikit lemak, ditambah kurma lalu diaduk, dan ia sendiriyg menyalakan tungkunya “.
Aslam ra, bercerita :“ Kulihat asap mengenai janggutnya yg lebat, ia memasak sampai matang. Lalu ia sendiri yg menghidangkan makanan itu dgn tangannya yg penuh berkah ,kpd keluarga itu.Sekesai makan, anak2 itu bermain dg riangnya.

Wanita itupun sgt senang, ia berkata :“ Semoga Allah swt memberimu balasan yg baik, seharusnya engkau lebih berhak menjadi khalifah daripada Umar ..!! “.
Untuk menyenangkan wanita itu, khalifah Umar ra, berkata :“ Jika engkau menjumpai khalifah, engkau akan menjumpaiku disana “.
Kemudian Khalifah Umar ra, meletakkan tangannya dibawah , dan duduk di atas tanah.
Beberapa saat kemudian , khalifah Umar ra, pamit pulang .

Dalam perjalanan pulang, Khalifah Umar ra, brkata kepadaku :“ Aku tadi duduk di situ, krn aku telah melihat mereka menangis. Dan hatiku ingin duduk sebentar, menyaksikan mereka tertawa..“
( Asyharu Masyahir Islam. Rafiq Baki al Azhim ).
Ini adalah kisah yg sering kita dengar..Tapi rasanya tak bosan utk membaca nya kembali. Krn masih aktual utk masa kini dan selamanya. Agar kita bisa mengambil hikmahnya.
Bahwa..
Walaupun Khalifah Umar ra, telah wafat,tpi bila kebaikannya masih disebut dan diceritakan orang, pada hakekatnya, iamasih hidup.. !!
Bagaimana dengan kita.. ???!!.
-----ooOoo----

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.