Abu Jahm bin Hudzaifah ra, berkata :
“ Ketika berlangsung perang Yarmuk , aku mencari sepupuku yg ikut bertempur. Aku membawa sebuah kantung air, krn mungkin ia kehausan. Ketika aku menemukannya , ia tergeletak dlm keadaan sekarat.
Aku berkata :
“ Aku minumkan air untukmu ! “. Dengan isyarat, ia mengiyakan .
Tapi tiba2 terdengar rintihan orang yg sekarat. Sepupuku memberi isyarat, agar memberikan minuman itu kpd orang yg merintih.
Ternyata orang itu adalah Hisyam bin Abi ‘Ash ra.
Ketika aku mendatanginya, dan siap memberikan air minum kepadanya, terdengar rintihan sekarat dari orang yg tergeletak di dekatnya.
Hisyam ra, memberi isyarat, agar aku mendatangi orang itu terlebih dulu.
Ketika ku dekati, orang itu telah syahid.
Aku segera kembali ke Hisyam ra, ternyata ia telah syahid.
Maka aku segera kembali ke tempat sepupuku tadi, rupanya ia juga telah syahid .
Innaa Lillaahi wa innaa ilaihi roji,uun..“
( Diroyah. Syeh Hafidh Ibnu Hajar Alaihir Rohmah ).
Subhanallah...
Sungguh akhlak yg sgt mulia dari para sahabat dan para syuhada‘ tersebut.
Walaupun dirinya sendiri, sdh dlm keadaan sekarat dan luka parah, masih saja memperhatikan dan mendahulukan kepentingan orang lain.
Maka ,pantaslah klo masa mereka disebut sbg masa yg terbaik.
Bagaimana dengan kita.. ???
0 comments:
Post a Comment