Kompilasi tentang islam

Monday, February 27, 2017

Jangan Tunggu Kaya Tuk Bersedekah

Al-Habib Ahmad bin Novel bin Salim Jindan:

Sedekah tidak harus menunggu kaya, berapa banyak kata Nabi Saw fil Hadist "Satu dihram bisa melebihi dariapda seribu dihram",  Bagaimana (bisa)?  tergantung keikhlasannya .

Ada suatu kisah seseorang orang datang kepada Al-Habib Abu bakar Al-Addni beliau hidup di sekitar abad ke 8 hijriah kurang lebih  atau abad ke 9 hijriah ada Al-Habib Abu bakar Al-Addni putra dari Al-Habib Abdullah bin Abi Bakar Alaydrus. Beliau tingggal di Addn dan Beliau seorang Aulia Besar, Shulton Alulia di zamannya.

Beliau berasal dari tarim awalnya ketika pertama kali masuk ke negri Addn saat itu banyak Ulama, banyak Aulia Allah disitu. dan ada yang berkata "ente ngapain disini mau dakwah? mau jadi wali disini ?. disini wali udah banyak apa yang ente punya?.

Al-Habib Abu bakar bilang "ente mau liat keramatnya ane ? ane disini Lillahita'ala mau dakwah di jalan Allah ente tantang ane pake karomah? ya khair.. " 
seketika itu juga turun hujan, dan hujannya bukan hujan air tapi hujan susu, Beliau Imam besar Al-Habib Abu bakar al addni bin Abdullah Alaydrus bin Abi Bakar Sakran.

Wal hasil dia seorang Shutlon Aulia di zamannya, pemimpin para aulia di zamannya, wa kebetulan Al-Habib Abu bakar al addni ini dihormati oleh orang orang terus kebetulan beliau orang yang kaya raya "kekayaan ditangannya bukan dihatinya". model kaya Nabi Allah Sulaiman As manusia paling kaya di muka bumi, tapi beliau termasuk manusia paling zuhud dari pada dunia.

Gak ada di hatinya kecintaan sama dunia , makanya dunia dateng kepada Beliau, wal hasil kaya raya Al-Habib Abu bakar  tapi dunia yang dia miliki semuanya buat Allah, bakal berdakwah di jalan Allah. Dunia cari Beliau, Beliau gak cari dunia  itu semakin berlimpahnya itu dunia datang ke Beliau itu sampe tunggangannya Beliau (kuda atau keledai) jalan diatas permadani merah.

Kalo jaman sekarang kan raja yang jalan diatas permadani merah, ini gak kudanya Beliau berjalan diatas permadani merah. kaya raya..
wal hasil ada satu orang datang bertamu kerumahnya Al-Habib Abu bakar al addni, sesampainya disana disambut oleh Al-Habib Abu bakar, dijamu dengan jamuan yang sangat luar biasa itu sampai ada beberapa orang ketika bertamu ke rumahnya Al-Habib Abu bakar al addni.

Beliau bertanya kepada salah seorang pelayannya "coba tanya kepada tamu yang datang sukanya  daging kambing bagian mana" dicari tau ternyata tamunya suka bagian hati kambing, dna disemblih kambing sejumlah anak  tangga yang tamu injak dengan jumlah sekian dan sediakan hatinya saja untuk tamu.

Semakin cintanya sama tamu begitu, penghormatannya sama tamu begitu. Bukan teh pahit yang disediakan. dan tamu yang hadir betul betul  gembira dan berkata "Ya Habib terus terang  seumur hidup, selama hidup di dunia bertamu ke rumah orang gak pernah dijamu dengan jamuan yang seperti ini dan ane bisa ambil kesimpulan habib adalah orang yang paling dermawan yang pernah ane kenal".

Al-Habib Abu bakar setelah mendengan perkataan itu bilang "Ente salah... ente bilang ane orang paling dermawan yang pernah ente kenal?. ada orang yang lebih dermawan dari ane" dibalas oleh tamu tersebut degan nada kaget "jangan becanda ya Habib belum pernah ane dapatkan orang menjamu dengan jamuan sebaik ini".

Dibalas oleh Al-Habib Abu bakar al addni "ente gak percaya? ada orang yang lebih dermawan, sekian puluh lebih demawan dari ane"
dan tamu tersebut penasaran  dan biberi tau oleh Al-Habib Abu bakar al addni bahwa orang yang dermawan tersebut adalah kakanya yang tinggal di Tarim yaitu Al-Habib Husain bin Abdullah Alaydrus dan berpesan kepada tamu kalau sudah sampai di tarim titip Salam dari Beliau.

Dan keesokan harinya tamu tersebut berangkat ke tarim untuk membuktikan apa yang dikatakan oleh Al-Habib Abu bakar al addni, sambil membawa rasa penasaran bagaimana orang yang lebih dermawan dari Al-Habib Abu bakar al addni. Sesampainya di Tarim didapati (hanya) tempat orang orang yang sederhana dengan rumah seadanya.

Tamu tersebut penasaran dan mencari rumah yang seperti Istana yang mustinya rumahnya sepuluh kali lipat mewahnya dari Al-Habib Abu bakar, saat dicari tidak ditemukan rumah sederhana semua, akhirnya tamu bertanya di mana rumah Al-habib Husain, lalu ternyata ditemui rumah Habib Husain adalah rumah yang kecil.

Tuk meyakinkan lalu ditanya kepada orang yang lewat "apakah benar ini rumah Habib Husain?" dan diberitau agar  menunggu di depan mesjid dan saat asahar Habib Husain akan sholat ke Mesjid. saat waktu ashar tiba muncul Habib Husain dengan penampilan yang sangat sederhana. gak jalan di permadani merah kaya kudanya Al-Habib Abu bakar.

Sampai di mesjid sang tamu berkata "ya Habib ane tamunya ente sekarang" Habib Husain berkata "marhaba ahlan wasahlan" dan dijelaskan kalo tamu datang dari Addn tempat adiknya Al-Habib Abu Bakar Al-Addni.--- lalu Habib Husain berkata "kebiasaan ane saat ini Sholat lalau ngaji Al-Quran, baru setelah itu kita kerumah, ane jamu ente dengan jamuan yang ada yang bakal ane siapin dan silahkan menginap beberapa hari di rumah ane"

Setelah selesai dan sampai di rumah, tamu tersebut semakin penasaran dengan jamuannya dia sudah menghitung anak tangga juga, dan dilihat gak ada pelayan atau apapun. dan rumah sangat sederhana, bukan istana, akhirnya duduk berdua ngbrol saat jamuan makanan yang keluar hanya secangkir kopi jahe sama setengah potong roti.

Lalu Habib Husain berkata "silahkan makan". tamu melihat dan berkata dalam dalam hati "mana kambingnya, mana makanannya yang enak katanya lebih dermanwan dari Habib Abu Bakar, mungkin ini makananan pembukanya" dan dimakan dan habis oleh tamu. dan ditunggu jamuan inti seperti prasangaka tamu tersebut sampai waktu sholat tiba, sampai malam tiba jamuan yang sama yang diberikan kepada tamu.

Dan tamu tidak memberi tau maksud tujuannya yang ingin melihat kedermawanan akhirnya setelah tiga hari tamu pamit kebali ke addn dan Habib Husain menitip salam kepada adik Beliau , sesampainya di addn tamu tersebut berkata kepada Habib Abu Bakar " ya Habib ente bohong banget sama ane, katanya Habib punya saudara Habib Husain lebih dermawan dari Habib.. sepuluh kali bahkan puluhan kali lebih dermawan  tapi ane dapati ane dijamu cuma kopi jahe sama roti, mending rotinya satu.. cuma setengah lagi... dermawan apaan kaya begini"

Al-Habib Abu bakar menjawab: "Ente salah ngomong begitu, ane bilang sodara ane itu Al-Habib Husain, lebih dermawan dari ane"
tamu bertanya dengan heran "Kenapa bisa begitu Habib ?"

Dijawab oleh Al-Habib Abu Bakar "Begini.. ane sediakan jamuan buat ente dulu itu hanya secuil dari kekayaan yang ane miliki, gak ada artinya cuma sekian persen dari harta yang ane miliki, sedangkan Habib Husain ngasi ente secangkir kopi dan roti setengah. Itu karena tidak punya apa apa lagi selain itu, tidak punya apa apa harta kekayaan melainkan itu dan Habib Husain beri setengah hartanya kekayaannya yaitu dari 1 potong roti yang mana itu untuk keluarganya, setengahnya Beliau kasi ente, sekarang ane tanya siapa yang lebih dermawan?, yang beri cuma 0, sekian persen dari kekayaan atau 50 persen dari kekayaannya?
Kekayaan bukan cuma jumlah, tapi tuh lihat Beliau lebih dermawan dari ane, setengah hartanya Beliau kasi bakal ente, ane gak memberikan kepada ente kecuali secuil dari harta ane"

Ya Allah semoga ktia diberikan sifat kedermawanan..

Wallahu a'lam

Allahumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa'ala alihi washobihi wa sallim

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.