Wahai saudara-saudarakiku kaum muslimin yang dimuliakan Allah Ta'ala, kita memohon kepada Allah Ta’ala agar senantiasa memberikan kita petunjuk,taufik,hidayah dalam segala perbuatan, sehingga kita dapat melaknsakan perintah Allah dengan mudah & tetap istiqomah. salah satunya dgn melakukan doa,zikir & bacaan sebelum tidur agar terus dijaga oleh Allah dan terlindungi dari gangguan setan hingga pagi hari,diberi kecukupan,terbebas dari kemusyrikan,mati dalamkeadaan fitrah artinya eseorang jika dalam tidurnya menemui ajalnya ia akan dinilai Allah subhaanahu wa ta’aala sabagai mati dalam keadaan fitrah. Berarti ia mati dalam keadaan semua dosanya diampuni Allah sebagaimana keadaannya saat ia pertama kali dilahirkan oleh ibunya.
Islam memandang bahwa pada saat seseorang sedang tidur
berarti ruhnya berpisah dari badannya. Maka saat ia
bangun dari tidurnya berarti Allah berkenan mengembalikan ruh ke dalam jasad orang itu. Namun jika Allah berekehendak lain tentu Dia berhak menahan ruh orang itu untuk selamanya sehinggatidak kembali ke badannya. Dan inilah yang disebut
dengan peristiwa kematian. Seorang mu’min yang mengerti dan meyakini konsep ini tentu tidak akan berangkat tidur begitu saja tanpa mempersiapkan kemungkinan dirinya tak bakal bangun lagi untukselamanya, yakni meninggal dunia alias mati.
ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻳَﺘَﻮَﻓَّﻰ ﺍﻟْﺄَﻧْﻔُﺲَ ﺣِﻴﻦَ ﻣَﻮْﺗِﻬَﺎ ﻭَﺍﻟَّﺘِﻲ ﻟَﻢْ ﺗَﻤُﺖْ ﻓِﻲ ﻣَﻨَﺎﻣِﻬَﺎ
ﻓَﻴُﻤْﺴِﻚُ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﻗَﻀَﻰ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕَ ﻭَﻳُﺮْﺳِﻞُ ﺍﻟْﺄُﺧْﺮَﻯ ﺇِﻟَﻰ ﺃَﺟَﻞٍ
ﻣُﺴَﻤًّﻰ ﺇِﻥَّ ﻓِﻲ ﺫَﻟِﻚَ ﻟَﺂَﻳَﺎﺕٍ ﻟِﻘَﻮْﻡٍ ﻳَﺘَﻔَﻜَّﺮُﻭﻥَ (ﺍﻟﺰﻣﺮ )
“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan.Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.”(AzZumar 42)
Maka ketika Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam memberitahu kita bagaimana cara terbaik mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan ajal menjemput saat sedang tidur, sudah sepatutnya kita patuh menjalankannya dengan penuh rasa syukur….Alhamdulillah.-
ANCAMAN BAGI YANG LANGSUNG
TIDUR TANPA MEMBACA APAPUN
Rasulullah SAW bersabda:
ﻣَﻦْ ﺍﺿْﻄَﺠَﻊَ ﻣَﻀْﺠَﻌًﺎ ﻟَﻢْ ﻳَﺬْﻛُﺮْ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻓِﻴﻪِ ﺇِﻻَّ
ﻛَﺎﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺗِﺮَﺓً ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ
Siapa yang berbaring di tempat
pembaringan yang tidak menyebut
nama Allah di sana melainkan
pastilah akan menjadi penyesalan di
hari qiyamat nanti. | HR. Abu Daud:
4400 – Hadis Sahih
MACAM KE 1
Dalam hadis Bukhori: 5837 & 6845
ﺑِﺎﺳْﻤِﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻣُﻮﺕُ ﻭَﺃَﺣْﻴَﺎ
BISMIKALLOOHUMMA AMUUTU WA
AHYAA
Dengan nama-Mu ya Allah, aku mati
dan aku hidup
ﺑِﺎﺳْﻤِﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﺣْﻴَﺎ ﻭَﺃَﻣُﻮﺕُ
BISMIKALLOOHUMMA AHYAA WA
AMUUT
Dengan nama-Mu ya Allah, aku
hidup dan aku mati
bisa dipilih salah satu
MACAM KE 2
Dalam hadis Bukhori: 5845
ﺑِﺎﺳْﻤِﻚَ ﺭَﺏِّ ﻭَﺿَﻌْﺖُ ﺟَﻨْﺒِﻲ ﻭَﺑِﻚَ ﺃَﺭْﻓَﻌُﻪُ ﺇِﻥْ
ﺃَﻣْﺴَﻜْﺖَ ﻧَﻔْﺴِﻲ ﻓَﺎﺭْﺣَﻤْﻬَﺎ ﻭَﺇِﻥْ ﺃَﺭْﺳَﻠْﺘَﻬَﺎ ﻓَﺎﺣْﻔَﻈْﻬَﺎ
ﺑِﻤَﺎ ﺗَﺤْﻔَﻆُ ﺑِﻪِ ﻋِﺒَﺎﺩَﻙَ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴﻦَ
BISMIKA ROBBII WADLO’TU JANBII –
WA BIKA ARFA’UHU – IN AMSAKTA
NAFSII FARHAMHAA – WA IN
ARSALTAHAA – FAHFAZHAA BIMAA
TAHFAZU BIHII – ‘IBAADAKAS
SOOLIHIIN
Dengan nama-Mu ya Tuhanku, aku
rebahkan pinggangku dan dengan
nama-Mu aku akan angkat kembali.
Jika Engkau genggam jiwaku, maka
sayangilah dia. Dan jika Engkau
lepaskan lagi, maka jagalah dia,
dengan penjagaan yang Engkau
berikan kepada hamba-hamba-Mu
yang soleh.
Fedah: Apabila akan tidur, maka hendaklah
tempat tidur tersebut dibersihkan karena siapa tahu
ada kotoran yang membahayakan di situ, lalu
membaca dzikir di atas.
MACAM KE 3
Dalam hadis Bukhori: 239
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﺳْﻠَﻤْﺖُ ﻭَﺟْﻬِﻲ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻭَﻓَﻮَّﺿْﺖُ ﺃَﻣْﺮِﻱ ﺇِﻟَﻴْﻚَ
ﻭَﺃَﻟْﺠَﺄْﺕُ ﻇَﻬْﺮِﻱ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﺭَﻏْﺒَﺔً ﻭَﺭَﻫْﺒَﺔً ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻻَ ﻣَﻠْﺠَﺄَ ﻭَﻻَ
ﻣَﻨْﺠَﺎ ﻣِﻨْﻚَ ﺇِﻻَّ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺁﻣَﻨْﺖُ ﺑِﻜِﺘَﺎﺑِﻚَ ﺍﻟَّﺬِﻱ
ﺃَﻧْﺰَﻟْﺖَ ﻭَﺑِﻨَﺒِﻴِّﻚَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺃَﺭْﺳَﻠْﺖَ
ALLOOHUMAM ASLAMTU WAJHII
ILAIKA – WA FAWWADLTU AMRII
ILAIKA – WA ALJA’TU ZOHRII ILAIKA –
ROGBATAN WA ROHBATAN ILAIKA –
LAA MALJA’A WA LAA MANJAA MINKA
ILLAA ILAIKA – ALLOOHUMMA
AAMANTU BI KITAABIKALLADZII
ANZALTA – WA BINABIYYIKAL LADZII
ARSALTA
Ya Allah, aku pasrahkan wajahku kepada-Mu, dan aku serahkan urusanku kepada-Mu, dan aku perlindungkan punggungku kepada- Mu. Karena harap dan takut kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan tidak ada tempat menyelematkan diri dari-Mu kecuali kepada-Mu. Ya Allah, aku beriman kepada Kitab-Mu yang telah Engkau turunkan, dan kepada nabi-Mu yang telah Engkau utus.
Faedah: Jika seseorang membaca dzikir di atas
ketika hendak tidur lalu ia mati, maka ia mati di
atas fithrah (mati di atas Islam)
Kata Barra bin Azib r.a., Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam melanjutkan:
… Jika kamu mati di malam itu, maka
kamu berada di dalam fitrah, dan
jadikanlah sebagai akhir yang kamu
ucapkan (sebelum tidur).”
MACAM KE 4
Dalam hadis Muslim: 4890
ﺍَﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺃَﻃْﻌَﻤَﻨَﺎ ﻭَﺳَﻘَﺎﻧَﺎ ﻭَﻛَﻔَﺎﻧَﺎ ﻭَﺁﻭَﺍﻧَﺎ ﻓَﻜَﻢْ
ﻣِﻤَّﻦْ ﻻَ ﻛَﺎﻓِﻲَ ﻟَﻪُ ﻭَﻻَ ﻣُﺆْﻭِﻱَ
ALHAMDULILLAAHIL LADZII ATH’AMANAA WA SAQOONAA – WA
KAFAANAA WA AAWAANAA – FA KAM
MIMMAN LAA KAAFIYA LAHU WA LAA
MU’WIYA
Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, mencukupi kami dan memberi tempat tinggal kepada kami. Betapa banyak orang yang hidupnya tidak mencukupi dan tidak punya tempat tinggal.
MACAM KE 5
Dalam hadis Muslim: 4887
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺧَﻠَﻘْﺖَ ﻧَﻔْﺴِﻲ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺗَﻮَﻓَّﺎﻫَﺎ ﻟَﻚَ ﻣَﻤَﺎﺗُﻬَﺎ
ﻭَﻣَﺤْﻴَﺎﻫَﺎ ﺇِﻥْ ﺃَﺣْﻴَﻴْﺘَﻬَﺎ ﻓَﺎﺣْﻔَﻈْﻬَﺎ ﻭَﺇِﻥْ ﺃَﻣَﺘَّﻬَﺎ ﻓَﺎﻏْﻔِﺮْ
ﻟَﻬَﺎ ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻲ ﺃَﺳْﺄَﻟُﻚَ ﺍﻟْﻌَﺎﻓِﻴَﺔَ
ALLOOHUMMA KHOLAQTA NAFSII – WA
ANTA TAWAFFAAHAA – LAKA
MAMAATUHAA WA MAHYAAHAA – IN
AHYAITAHAA FAHFAZHAA – WA IN
AMTTAHAA FAGFIRLAHAA –
ALLOOHUMMA INII AS’ALUKAL
AAFIYAH
Ya Allah, telah Engkau ciptakan
diriku dan Engkau akan
mewafatkannya. Milik Engkau
kematian dan kehidupannya. Jika
Engkau hidupkan dia, maka
peliharalah dia. Jika Engkau matikan
dia, maka ampunilah dia. Ya Allah!
Sesungguhnya aku memohon
keselamatan kepada-Mu.
MACAM KE 6
Dalam hadis Muslim: 4888
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺭَﺏَّ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺭَﺏَّ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻭَﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺮْﺵِ
ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢِ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻭَﺭَﺏَّ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻓَﺎﻟِﻖَ ﺍﻟْﺤَﺐِّ ﻭَﺍﻟﻨَّﻮَﻯ
ﻭَﻣُﻨْﺰِﻝَ ﺍﻟﺘَّﻮْﺭَﺍﺓِ ﻭَﺍﻟْﺈِﻧْﺠِﻴﻞِ ﻭَﺍﻟْﻔُﺮْﻗَﺎﻥِ ﺃَﻋُﻮﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦْ
ﺷَﺮِّ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﺃَﻧْﺖَ ﺁﺧِﺬٌ ﺑِﻨَﺎﺻِﻴَﺘِﻪِ
ALLOOHUMMA ROBBAS SAMAAWAATI
WA ROBBAL ARDI WA ROBBAL ‘ARSYIL
AZIIM – ROBBANAA WA ROBBA KULLI
SYAI-IN – FAALIQOL HABBI WAN
NAWAA – MUNZILAT TAUROOTI WAL
INJIILI WAL FURQOON – A’UUZU BIKA
MIN SYARRI KULLI SYAI-IN ANTA
AAKHIZUM BINAASIYATIH
Ya Allah, Tuhan langit, Tuhan bumi,
dan Tuhan Arasy yang besar. Ya
Tuhan kami, dan Tuhan segala
sesuatu, yang menciptakan biji-
bijian dan tumbuh-tumbuhan, dan
menurunkan Taurot, Injil dan Al-Furqon, aku berlindung kepada-Mu
dari kejahatan segala sesuatu, yang
Engkau pegang ubun-ubunnya.
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟْﺄَﻭَّﻝُ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﻗَﺒْﻠَﻚَ ﺷَﻲْﺀٌ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟْﺂﺧِﺮُ
ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﺑَﻌْﺪَﻙَ ﺷَﻲْﺀٌ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟﻈَّﺎﻫِﺮُ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﻓَﻮْﻗَﻚَ
ﺷَﻲْﺀٌ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟْﺒَﺎﻃِﻦُ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﺩُﻭﻧَﻚَ ﺷَﻲْﺀٌ ﺍِﻗْﺾِ ﻋَﻨَّﺎ
ﺍﻟﺪَّﻳْﻦَ ﻭَﺃَﻏْﻨِﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻔَﻘْﺮِ
ALLOOHUMMA ANTAL AWWAL – FA
LAISA QOBLAKA SYAI-UN – WA ANTAL
AAKHIR – FA LAISA BA’DAKA SYAI-UN –
WA ANTAZ ZOOHIR – FA LAISA
FAUQOKA SYAI-UN – WA ANTAL
BAATHIN – FA LAISA DUUNAKA SYAI-UN
– IQDLI ‘ANNAD DAINA – WA
AGHNINAA MINAL FAQRI
Ya Allah, Engkau Yang Pertama,
maka tidak ada yang mendahului-
Mu sesuatupun. Engkau Yang
Terakhir, maka tidak ada setelah-Mu
sesuatupun. Engkau Yang Nampak,
maka tidak ada di atasmu
sesuatupun. Dan Engkau Yang
Tersembunyi, maka tidak ada di
balik-Mu sesuatupun. Lunasilah
hutang kami dan selamatkanlah kami
dari kefaqiran.
MACAM KE 7
Dalam hadis Tirmidzi: 3314 – Hadis
Sahih
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻋَﺎﻟِﻢَ ﺍﻟْﻐَﻴْﺐِ ﻭَﺍﻟﺸَّﻬَﺎﺩَﺓِ ﻓَﺎﻃِﺮَ ﺍﻟﺴَّﻤَﻮَﺍﺕِ
ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺭَﺏَّ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻭَﻣَﻠِﻴﻜَﻪُ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ
ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﻋُﻮﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّ ﻧَﻔْﺴِﻲ ﻭَﻣِﻦْ ﺷَﺮِّ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥِ
ﻭَﺷِﺮْﻛِﻪِ
ALLOOHUMMA ‘AALIMAL GHOIBI
WASY-SYAHAADAH – FAATIROS
SAMAAWAATI WAL ARDI – ROBBA
KULLI SYAI-IN WA MALIIKAHU –
ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLAA ANTA –
A’UUZU BIKA MIN SYARRI NAFSII WA
MIN SYARRIS SYAITHOONI WA SYIRKIHI
Ya Allah, Yang Maha Mengetahui
yang gaib dan yang nampak, Yang
menciptakan langit dan bumi, Tuhan
segala sesuatu dan Pemiliknya. Aku
bersaksi bahwa tidak ada Tuhan
selain Engkau. Aku berlindung
kepada-Mu dari kejahatan diriku,
dan dari kejahatan setan dan
sekutunya.
Faedah: Do’a ini diajarkan oleh Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Abu Bakr Ash
Shiddiq untuk dibaca pada pagi, petang dan saat
akan tidur.
MACAM KE 8
Dalam hadis Abu Daud: 4388 – Hadis
Sahih
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻗِﻨِﻲ ﻋَﺬَﺍﺑَﻚَ ﻳَﻮْﻡَ ﺗَﺒْﻌَﺚُ ﻋِﺒَﺎﺩَﻙَ
ALLOOHUMMA QINII ‘AZAABAKA
YAUMA TAB’ATSU ‘IBAADAKA
Ya Allah, selamatkanlah aku dari
azab-Mu, di hari Engkau
membangkitkan hamba-hamba-Mu
Faedah: Apabila Rasulullah shallallahu’alaihi wa
sallam hendak tidur, beliau meletakkan tangan
kanannya di bawah pipinya, kemudian membaca
dzikir di atas.
MACAM KE 9
Dalam hadis Abu Daud: 4399 – Hadis
Sahih
ﺍَﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻛَﻔَﺎﻧِﻲ ﻭَﺁﻭَﺍﻧِﻲ ﻭَﺃَﻃْﻌَﻤَﻨِﻲ
ﻭَﺳَﻘَﺎﻧِﻲ ﻭَﺍﻟَّﺬِﻱ ﻣَﻦَّ ﻋَﻠَﻲَّ ﻓَﺄَﻓْﻀَﻞَ ﻭَﺍﻟَّﺬِﻱ ﺃَﻋْﻄَﺎﻧِﻲ
ﻓَﺄَﺟْﺰَﻝَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﺣَﺎﻝٍ ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺭَﺏَّ ﻛُﻞِّ
ﺷَﻲْﺀٍ ﻭَﻣَﻠِﻴﻜَﻪُ ﻭَﺇِﻟَﻪَ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﺃَﻋُﻮﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ
ALHAMDULILLAAHIL LADZII KAFAANII
WA AAWAANII WA ATH’AMANII WA
SAQOONII – WALLADZII MANNA
‘ALAYYA FA AFDOLA – WALLADZII
A’THOONII FA AJZALA –
ALHAMDULILLAAH ‘ALAA KULLI HAAL
– ALLOOHUMMA ROBBA KULLI SYAI-IN
WA MALIIKAHU – WA ILAAHA KULLI
SYAI-IN A’UUZU BUKA MINAN NAAR
Segala puji bagi Allah yang telah
memberiku kecukupan, memberiku
tempat tinggal, memberi aku makan
dan minum. Dan Yang telah
memberi karunia kepada-ku, lalu
memberikan aku keutamaan. Dan
yang telah memberi anugerahkan
kepadaku, lalu Dia lebihkan. Segala
puji bagi Allah atas segala sesuatu.
Ya Allah, Tuhan segala sesuatu dan
pemilik-Nya. Dan Tuhan yang
disembah segala sesuatu. Aku
berlindung kepada-Mu dari neraka